Dapat lemparan PR dari Adia , si blogger cerdas tetangga sebelah, untuk berbagi kenangan masa-masa sekolah, khususnya SD. Aahh… jadi ingat dengan kebodohan dan kepolosanku di bangku sekolah. Lucu kalau dikenang
![]()
Jam dinding yang menunjukkan pukul 06.20 wib pagi, selalu mengingatkanku pada masa-masa sibuk
jiaaahuntuk berangkat sekolah. Uuuuupss… jam segitu belum berangkat sekolah? Ya, sejak SD hingga SMA, lokasi sekolahku memang tidak terlalu jauh dari rumah. Jadi, kalau berangkat sekolah agak-agak siang ga masalah (= Kalau pun ternyata terlambat, kedatanganku yang sudah ngos-ngosan karena berlari mengejar deritan akhir gerbang sekolah, tidak membuat para guru memberi hukuman. Ehmm… seingatku sih begitu![]()
Guru Favorit
Ada satu guru di SD yang benar-benar kutakuti karena sering memberi hukuman di kelas. Namanya Ibu Ima, wali kelasku di kelas 3 SD Muhammadiyah 6 Palembang. Sosoknya yang muda dan energik menuntut semua hal harus sempurna, bahkan untuk hal-hal kecil seperti meletakkan sepatu dengan benar di rak (saat itu, kami harus menjaga kebersihan kelas dengan membuka sepatu sepanjang pelajaran). Meski begitu, beliau ini termasuk guru favoritku juga selama SD karena cerdas dan cantiknya.
Guru Paling Killer
Oiya, saat kenaikan kelas 6, aku dan teman-teman berharap tidak terpilih untuk masuk ke kelas 6A. Selain dikenal sebagai kelas unggulan dengan isi muridnya yang katanya pintar-pintar, di kelas ini juga ‘digawangi’ oleh wali kelas yang luar biasa killer. Owhh… saat itu, melihatnya lewat di kelas kami (kelas 5) saja sudah menegangkan, apalagi harus berhadapan langsung dengan wajahnya yang berhias alis tebal itu. Benar-benar menakutkan!lebaaaayMenariknya, setelah pengumuman pembagian kelas, aku dan sahabatku Aci, Nana, dan Yeni justru masuk ke kelas 6A. Bayangkan tegangnya kami setiap hari menghadapi beliau!! hehe. I miss her, honestly.
Teman Bolos
Kalau cerita soal teman bandel aku punya! Mereka adalah Aci, Nana, Dwi, dan Yeni. Kami sering bermain di gedung baru sekolah yang belum selesai dibangun. Walaupun tangganya belum ada, tapi kami nekat memanjati gedung dua tingkat itu untuk mencapai puncaknya. Dari lantai teratas yang belum beratap itu, kami bermain. Pulangnya melalui pagar sekolah TK yang tingginya sejajar dengan lantai pijakan kami. Pernah pula kami pura-pura sakit hanya untuk bermain, padahal saat itu lagi ada ujian harian pelajaran olahraga. ckckckckkTeman Berantem
Berantem ala anak SD… paling marahan bentar, trus baikan lagi, gara-garanya pasti karena ada yang jahil. Tapi, kalau teman berantem sampai musuhan lama, kayaknya ga ada.Makanan Favorit
Mie remes dan roti es alias wafer imut yang dijual di kantin sekolah.Tas dan Sepatu Favorit
Tas biru besarku yang di depannya bergambar Sailor Moon
Sepatu? Ehmm… dari TK sampai kelas 5 aku selalu pakai sepatu cantik berpita. Feminim. Tapi, kelas 6 aku memilih tuk pakai sepatu kets yang membuatku saat itu terlihat kerrrreeeen…***
Siip! Adia, sudah selesai nih ya PR-nya. Aku bagikan tugas selanjutnya ke Niefha, Teh Ika, dan ehmm… siapa ya?? Oh… Aulia, si teman TK dan SMA-ku
![]()
Selamat menjalankan tugas, teman-teman…



smartsholeha
Yaaah..ak ga dpt pR mb lia..
lia sikupu
Oke, aku oper PR-nya ke Mbak Irma juga yaaa *kedip-kedip
nazhara
hihi, dapet ya, mb? seru juga….:P
lia sikupu
Kiky sudah dapat PR ini? Kalau belum tak operin juga
Asop
Wah, saya sampe lupa, mie remes yang kering dan cuma dikasih bumbu itu saya lumayan suka.
lia sikupu
rasanya gurih gimana gitu ya hehe
Asop
Tapi saya baru sadar bahwa bagi anak2 itu bisa merusak perut mereka.
lia sikupu
ga baik juga untuk orang dewasa, Sop!
langit11
maluww euy..lama ga ngeblog langsung dpt PR..akan kukerjakan dg senang hati
lia sikupu
Siiip!
Teh Ika sendiri apa kabar? Mana kiriman buku karyamu plus cap jempolnya?
sunarno2010
saya bisa jadi guru favorit tidak ya
lia sikupu
Tentu saja bisa! Do the best, sir. Semangat!!!
Shafiqah Adia Treest
Assalamu’alaikum …
subhanallah … jadi sedikit tahu kisahmu … hehehe …
makasih sudah mengerjakan PR dengan baik …
salam silaturahim dari 4antum …
^_^V
lia sikupu
wa’alaikumussalam
makasih juga atas PR-nya, Adia yaaa