Senang ya punya blog yang bisa dikunjungi oleh banyak orang. Pembacanya sangat luas, mulai dari orang-orang yang tertarik dengan tema yang disajikan, sampai sahabat dan keluarga yang menunggu curhatan kita. Menariknya, mereka yang membaca blog kita tersebut bisa memberikan komentarnya yang paling manis, jujur, atau konyol.

Blog wordpress-ku lahir di bulan Desember 2009. Awalnya tersendat hingga satu bulan penuh karena belum sempat utak-atik theme dan pernak-perniknya. Kini, bangunan blog ini tampak utuh sekali membuatku rajin untuk mengisinya dengan tulisan yang kuharap bermanfaat. Sebelumnya, aku terbiasa posting tulisan di blog multiply-ku. Kini dengan bantuan RSS, terkadang klik kanan copy paste, tulisanku terposting di dua blog secara bersamaan. Setelah kuperhatikan, ternyata blog wordpress lebih ramai pengunjungnya, meskipun komentar yang masuk tidak sampai angka seratus.

Dari dunia blogging kutemukan pertemanan dan persahabatan tidak hanya sebatas blogwalking dan komentar, tapi juga nyata. Beberapa teman di multiply, misalnya, ada yang rajin mengajak kopdaran bila ada acara atau kegiatan menarik, ada juga yang mengundang sebagai teman di jejaring sosial atau YM, bahkan bertukar nomor telpon. Teman-teman di wordpress pun demikian.

Beberapa minggu yang lalu, dua paket datang ke rumah. Paket pertama dari Pak De, admin blogcamp, yang selalu hangat dalam berkomentar. Hanya karena kunjungan perdana, komentarku dianggap sebagai salah satu pemenang di sayembara menebak judul foto blog camp.

Paket kedua dari Kak Achoey, yang baru saja berstatus menikah. Buku yang beliau kirim berisi puisi-puisi cinta yang ditulis oleh beliau sendiri dan sang isteri. Lebih menariknya lagi, aku dikirimin dua! Padahal aku tidak menyumbang puisi di kolom komentar postingannya.

Hmm… mungkin yang lain juga begitu ya. Tapi, hari ini entah kenapa aku ingin berbagi mengenai hal tersebut. Kuharap pertemanan dan silaturahmi tetap terjalin. Terima kasih untuk Pak De dan Kak Achoey. Terima kasih juga untuk teman-teman blogger semua; mulai dari Teh Ika Langit11, Teh Dyan, Ukhty Adia, Galuh si calon dokter, Mbak Dida, Mbak Ismi, Mbak Wigati, Risma sang profesor, Bu Bangauputih, ‘Ne, Retno, Ummurizka, Mbak Delia, Mbak Fitrimelinda, Mbak dan Mas Erwin, Bli Cahya, Daeng Masdin, Uda Adrian, Ari TunjungSari, Asop, Om Edy Kur, Om Nh, Kak Zen, Abu Ghalib, Abi Sabila, Kutu, Kang Usup, teman-teman writers club, dan Anda yang membaca postingan ini. Maaf atas kesalahan yang pernah saya buat dalam tulisan.

Selamat menjalankan ibadah bulan Ramadhan bagi yang menjalankannya. Saya pamit untuk sementara dari nge-blog. Insya Allah kita jumpa lagi… Ila al-liqo’

Advertisements