Musuh kupu-kupu? Manajer di kantor? Hohoho, tentu saja bukan! Tapi ada sebuah kabar gembira (untukku tentu saja). Setengah jam setelah ‘disemprot’ sang manajer, aku dapat telepon dari kantor redaksi sebuah surat kabar untuk bergabung di sana. Hmm… berkah kesabarankah? Entahlah, tapi kurasa memang saatnya aku terbang ke taman baru yang lebih nyaman dan tenang. Pergi dari kejenuhan kota yang tidak bersahabat ini. Owh, maaf postingannya tidak inspiratif kali ini. Sekali lagi maaf, rasanya jenuh sekali dengan tuntutan duniawi yang tidak membahagiakan seperti itu (halah hehe).

Oke, ini benar mau cerita tentang musuh insecta bernama kupu-kupu. Hmm… lebih tepatnya untuk ulat kupu-kupu.

Pernah dengar serangga bernama Wasp? *buka-buka diktat biologi zaman SMA* Nama latinnya Ampulex compressa, dia adalah serangga parasit dari famili Ampulicidae. Di Indonesia dikenal dengan nama lebah tabuhan. Apa istimewanya? Tidak ada, hanya saja wasp termasuk serangga yang dikenal karena sistem reproduksinya yang sangat tidak wajar. Ketika Wasp betina siap untuk bertelur, ia akan mencari seekor ulat kupu-kupu dan menyengatnya. Sengatannya mengandung umpan racun yang melumpuhkan dan mengakibatkan ulat menjadi makhluk setengah mati.

Setelah ulat kupu-kupu menjadi makhluk setengah mati, wasp akan menyuntikkan telurnya ke dalam tubuh ulat kupu-kupu. Sampai pada akhirnya larva dari telur si betina akan memakan tubuh ulat dari dalam selama ulat masih hidup. Jika semua berjalan sesuai rencana (pakai buku jurnal ga ya? hihi), beberapa minggu dari sengatan, kepompong Wasp akan keluar dari bangkai ulat kupu-kupu. Owh, inilah yang dibenci sama kupu-kupu!

Seram ya? Parasit sekali si wasp ini *penuh emosi* Photobucket

Namun, di balik penciptaannya tentu mengandung umpan lagi? hikmah yang luar biasa untuk manusia. Bisa kau bayangkan jika manusia saling menyikut antar sesamanya? Owhh no! Bukankah lebih menyenangkan jika hidup berdamai? Saling berbagi, saling memahami.

Oiya, lihat deh ke sisi kiri blog-ku ini, ada banner kusut bertuliskan award. Dari siapa? Dari si empu degoblog, katanya. Ini berkah kedamaian antar blogger mungkin ya? Yang pasti sih, tidak mencari musuh di dunia blogging. Oke, terima kasih ya, Kang Usup. Haruskah aku gilirkan awardnya? Ayo siapa yang mau? hehe keputusannya belum ada. Mau pikir-pikir dulu. *berkemas menuju kantor baru*

Gambar2
Gambar3

Advertisements