Masuk ke lingkungan baru memang mendebarkan, terlebih lagi kalau kondisi yang ada cukup jauh berbeda dengan lingkungan sebelumnya. Itulah yang ku alami saat ini, harus berjuang untuk beradaptasi dengan kantor baru. Menghadapi tantangan baru dan harus mengatasinya dengan cepat pula. Alhamdulillah, rekan-rekan kerja yang ada sangat baik memberiku pemahaman tentang segala yang belum dipahami.

Kuharap dengan menghadapi tantangan baru yang tampaknya berat dan banyak, semangat menggebu-gebu untuk menikmati taman baru itu tidak menciut. Semoga juga cukup energi untuk mengatasinya. Biar makin semangat, kucari artikel tentang tips sukses menjadi karyawan baru. Banyak! Salah satunya adalah tulisan Emy Trimahanani, editor managementfile.com berikut ini. Moga bermanfaat juga untuk Anda.

Berikut ada beberapa tips yang bisa membantu Anda beradaptasi di tempat kerja yang baru :

1. Jangan malu bertanya
Umumnya karyawan baru akan diberikan orientasi oleh HRD atau oleh atasan langsung Anda. Tanyakan langsung bila ada sesuatu yang kurang jelas dalam pekerjaan dan tanggung jawab Anda, apalagi jika Anda harus report ke beberapa orang yang berbeda. Dalam pelaksanaannya, saat Anda sudah mulai bekerja, jangan segan untuk bertanya pada atasan atau rekan kerja tentang kebiasaan atau policy yang berlaku di kantor baru. Bijaksanalah menilai kapan mereka bisa ditanya dan leluasa untuk membantu.

2. Catat semua instruksi
Saran ini mungkin terdengar sepele, namun untuk mencegah Anda menanyakan instruksi yang sama berkali-kali, catatlah semua pada saat pertama kali diinformasikan. Biasakan membawa notepad kecil dan alat tulis kemana pun Anda pergi.

3. Ramah kepada semua orang dan bersosialisasi
Mungkin inilah salah satu hal terpenting yang memudahkan masa adaptasi Anda di tempat kerja baru. Walaupun Anda tidak berhubungan langsung dengan orang tersebut, biasakan tersenyum dan mengucapkan salam atau menyapa dengan ramah. Ciptakan reputasi bahwa Anda adalah karyawan yang approachable dan bisa diajak bekerja sama. Jika Anda tidak diperkenalkan kepada rekan kerja, jangan segan memperkenalkan diri Anda dan posisi Anda.

4. Ciptakan ruang personal khusus
Kemungkinan besar Anda akan ditempatkan di kubikel atau meja. Apapun bentuk work station Anda, berikan sentuhan personal seperti menambahkan foto atau pernak-pernak yang menunjukkan kepribadian Anda sehingga Anda lebih nyaman untuk bekerja. Namun ingatlah untuk tidak overboard atau berlebihan dalam menghias meja Anda.

5. Perhatikan dan dengarkan
Tata tertib atau manual pegawai yang diberikan kepada Anda biasanya tidak sama dengan praktek di lapangan. Perhatikan dengan seksama kebiasaan tak tertulis yang berlaku di kantor baru Anda seperti kebiasaan untuk menggunakan kertas bekas untuk fotokopi, atau membawa sendiri mug ke pantry setiap waktu kerja berakhir.

6. Datang lebih cepat dan pulang lebih lama
Anda tidak harus melakukan ini untuk selamanya, namun extra time memberikan Anda kesempatan untuk lebih mengenal ruangan kantor, mempelajari software baru yang akan Anda gunakan, menata meja Anda, berbincang dengan rekan kerja dalam suasana yang lebih santai, dan memahami kebiasaan tak tertulis yang berlaku di lingkungan kerja baru.

7. Stay positive
Jangan cepat berburuk sangka jika rekan kerja tidak terlihat ramah saat Anda bertanya, atau atasan yang tidak memberikan briefing yang jelas tentang tugas tertentu. Pasti ada penjelasan terhadap hal tersebut. Bersikaplah positif dengan mengingat hal-hal baik dari pekerjaan Anda seperti kesempatan untuk belajar hal baru, memperluas network Anda atau penghasilan yang lebih. Percayalah bahwa pikiran positif membantu proses transisi Anda dengan membuat Anda semangat menghadapi tantangan di tempat baru.

Oke, kita mulai dengan Basmallah…

Advertisements