Tanggal 19 November 2010 ini adalah hari terakhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di daerahku. Sempitnya masa penerimaan CPNS yang disediakan, yakni cuma tujuh hari, membuat kantor pos besar di daerahku ini padat sekali dengan para pelamar, tidak terkecuali di hari lebaran Idul Adha. Asli!

Aku sendiri sudah memastikan tidak akan ikut serta dalam penyerbuan lowongan kerja yang diikuti ribuan pelamar tersebut. Bukannya aku takut tidak diterima, tapi memang hati ini belum ingin menjadi PNS. Padahal keluarga dan beberapa teman menganjurkan untuk ikutan mendaftar dengan alasan kesempatan seperti ini belum tentu ada di tahun berikut-berikutnya.

Katanya juga, bekerja menjadi PNS cocok untuk perempuan. Waktu kerja yang stabil, pekerjaan yang tidak berat, dan alasan yang aman untuk perempuan yang ingin berkarir. Yang utama sekali, apalagi kalau bukan penghasilan tetap sekaligus rutin plus uang pensiun seumur hidup yang bisa dihadiahkan kepada suami/isteri bahkan anak!

Jujur, aku tidak minat untuk saat ini. Yang terbayang, pekerjaan seorang PNS itu bersifat monoton, itu-itu saja, tidak berkembang, dan akhirnya muncul kebosanan tingkat tinggi. Uuhh mana tahan. Inilah yang tidak kusukai dengan pekerjaan jenis ini.

Tapi, jika ternyata jalanku nanti ada di jalur PNS, ya tidak tahu. Kalau pun suamiku nanti seorang PNS, ya aku juga tidak tahu. hehe pastinya saat ini aku menikmati menjadi non PNS, kalau kamu?

Advertisements