Awalnya kukira kreasi kertas yang satu ini hanya permainan biasa untuk anak-anak. Semacam origami dengan tambahan pattern untuk dilipat atau digunting. Kemudian, setelah digunting ada bagian lainnya yang harus direkatkan dengan lem. Sehingga terbentuklah sebuah karakter unik yang sudah didesain sebelumnya.

Namanya papercraft, terkadang ada yang menyebutnya papertoys, paper replika, paper model, atau papakura. Temanku yang memang hobi dengan papercraft menjelaskan, nama-nama tersebut bisa dibedakan dari detail desainnya masing-masing. Papercraft dikhususkan untuk desain dengan karakter anime dan memang istilah ini banyak digunakan masyarakat Jepang. Adapun papertoys lebih banyak berdesain karakter aneh ciptaan desainernya dan istilahnya banyak dipakai oleh masyarakat Eropa atau Amerika. Sedangkan paper replika fokus pada action figure yang aslinya sudah dikenal luas.

Setelah diajaknya untuk mencoba, akhirnya aku baru tahu kalau seni kreatif ini memang beda dengan mainan kertas anak-anak. Bahkan detail dari pola desainnya membawa cerita sendiri-sendiri. Misalnya, untuk paper koi ini. Temanku itu berpanjang lebar menjelaskannya padaku bahwa paper koi dibuat oleh desainernya untuk mengenang tragedi tsunami Jepang.

“Di sisi pinggir badan si koi ada gambar ombak yang menggambarkan betapa besarnya gelombang tsunami. Di bagian matanya ada lingkaran matahari sebagai tanda Jepang sebagai negeri matahari. Nah, di alasnya ada gambar tangan-tangan yang berarti hope atau harapan bagi para korban,”paparnya.

Setelah kucari tahu di internet, ehh… ada video cara membuatnya 😀 😀
Menarik sekali! Jadi pengen buat yang banyak seperti dia. Temanku ini menambahkan, akan lebih menarik lagi jika polanya kita desain sendiri. Aduuh… semakin tertarik nih.

Advertisements