Aku percaya, Indonesia akan maju bila moral dan nilai kejujuran masih tertanam di diri masing-masing penduduknya. Karena aku yakin, nurani siapa pun tidak akan tenang di saat ia telah berlaku tidak jujur. Kecuali, iman tidak lagi bersemayam di hatinya.

Kisah ibu Siami dari Surabaya seharusnya menjadi pelajaran berharga untuk kita. Meskipun akhirnya dianggap tidak ada kecurangan, namun keberaniannya berkata lantang untuk kejujuran di dunia pendidikan patut diacungi jempol. DIA BERANI, NURANINYA BERONTAK, dia ingin semua tahu.

Bagaimana dengan kejujuran di lingkungan pemerintahan? Aku melihat dari kotaku saja, Palembang. Kau perlu tahu, saat ini Palembang ditunjuk sebagai kota pertama di Indonesia untuk mengadakan Integrity Fair 2011 yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan ini berupa pameran kejujuran untuk pelayanan publik Pemerintah Kota Palembang.

Kejujuran kok pamer-pamer? Bukan begitu maksudnya. Intinya, pemerintahan di kota kelahiranku ini sudah menjalankan kejujuran di tingkat internal dan eksternalnya. Masyarakat perlu tahu dan menilai sendiri dari setiap layanan publik yang diberikan.

Bangga!
Ya, tentu saja aku bangga. Kuharap, kejujuran BISA MENJADI SAHABAT SEJATI kita semua. Dimulai dari anak kecil hingga dewasa, dari anak sekolah hingga pejabat negara, dari daerah hingga negara.

Salam,

Advertisements