Setelah ‘dikompori’ oleh Mbak Di, akhirnya aku coba untuk sign up di Nanowrimo pada awal November lalu.

Nanowrimo Itu Apa?
Katanya, Nanowrimo adalah singkatan dari National Novel Writing Month yang bukan sekedar jejaring sosial biasa. Nanowrimo ini semacam forum untuk bertemu dengan rekan-rekan yang mempunyai target yang sama untuk menulis novel dalam 30 hari. Uwow! Hanya 30 Hari? Sanggup ga ya??

Memang tidak ada penghargaan resmi atau hadiah Ipad baru jika telah berhasil menyelesaikan novel dalam 30 hari. Tapi katanya, dengan bergabung di sana kita akan mendapatkan motivasi untuk menulis. Sebab, Nanowrimo membantu kita lebih disiplin, hal yang sangat penting kalau kita ingin serius. Selain itu, dengan berhubungan langsung dengan rekan sesama penulis, kita juga akan mendapatkan jaringan penulis yang lebih luas. Siapa tahu dapat kenalan dari penerbit lebih banyak! Owh… sesuatu banget! πŸ˜€

Ssssttt… Aku dapat ‘bocoran’ strategi menulis perhari untuk mendapatkan 50.000 kata selama 30 hari. Sebenarnya 50.000 kata itu tidak terlalu banyak, mungkin sekitar 150 halaman. Memang tidak sedikit juga ya. hehe. Katanya, agar beban menulis tidak terlalu berat, kita cukup mengetik sekitar 1.667 kata per hari. Sehingga, pada hari ke-30, bisa saja kita akan mendapatkan 50.000 kata.

Nah, hari ini sudah masuk hari ke-17.Ternyata, strategi yang diberikan tersebut tidak berjalan sempurna. Bukan karena salah perhitungan. Bukan!!! Tapi, karena aku memang belum ada waktu spesial untuk menyelesaikannya dengan serius. Haiiihhh alasan! πŸ˜€ πŸ˜€ Sekedar share, dalam sehari aku bisa menulis sebanyak 7500 – 9000 kata. Tapi, yang aku tulis adalah tipe straight news yang sudah ada datanya. Tentu beda dengan novel yang bahasanya lebih nyastra dan tidak baku. Alasan lagi!!! πŸ˜€

Untuk teman-teman yang sudah pernah gabung di sana, bisa dong share gimana serunya ya… atau kalau ada yang mau mulai bergabung, mungkin masih diberi kesempatan meski waktu yang diberikan sudah berkurang 17 hari. Selamat mencoba!

Advertisements