Suatu hari, seseorang bertanya padaku
Hai, kamu kok S-2 sih? Kamu kan belum nikah
Aku balik bertanya, kenapa
Kalau kamu jadi master, ga akan ada laki-laki
yang berani ngelamar lho!
Aku terbelalak

Suatu hari, seseorang bertanya pada adikku
Hai, kamu kok gendut sih? Kamu kan belum nikah
Dia balik bertanya, kenapa
Kalau kamu tetap begitu, ga ada laki-laki yang mau ngelamar lho!
Aku kembali terbelalak

Sungguh, siapa yang membentuk tulang ini
Menjadi kecil atau besar
Siapa yang memetakan jalan ini
Harus ke ladang atau ke pasar

Siapa yang menuliskan
Tentang laki-laki mana yang dipilihkan
Dan apa pula yang menjadi alasan
Ke manakah tangan Tuhan yang melakukan
Jika manusia selalu meragukan
Maka, siapa sebenarnya yang menentukan?

-puisi Mbak Kun (FLP Yogya) dalam karyanya Jazimah Al-Muhyi-

Menjadilah kupu-kupu
Meski itu tak mudah pula
Sebab ia harus melewati proses-proses sulit
Bersembunyi dan menahan diri
Dari segala yang menyenangkan
Hingga kemudian tiba saatnya untuk keluar

Advertisements