Pagi ini kuterima pesan pencerahan dari kakakku, si Ustadz Kholid. Meski isinya untuk para orangtua, tapi bisa dileburkan isinya aku sebagai anak dari orangtuaku. Semoga menjadi renungan bersama:

Renungan Pagi : Pernahkah kita menatap wajah anak-anak kita ketika mereka terlelap? Betapa indahnya wajah mereka. Betapa banyak rasa bersalah kita atas mereka, betapa kerinduan kita atas gelak tawa, gelayut manja, dan celoteh polos mereka. Ketika mereka jauh betapa kita merasakan sebagian jiwa kita tidak hadir bersama kita. Betapa pun nakalnya mereka kita tetap rindu pada mereka, mereka adalah cerminan dari diri kita.

Tuhan pun setiap saat menatap kita dengan pandangan rindu. Dia selalu memanggil kita agar kita kembali kepada-Nya. Bagaimana pun keadaan kita, Dia selalu membuka pintu-Nya untuk kita dan memperlakukan kita penuh kerinduan. Dia dengarkan rintihan kita sambil berkata, “Tak ada suara yg lebih Aku rindukan dibanding suara pendosa yang memohon ampunan.”

Mengapa Allah begitu rindu pada kita? Karena kita adalah cerminan diri-Nya. “Sesungguhnya telah Aku ciptakan Adam sebagai cerminan diri-Ku.” (Hadist Qudsi)

*posting via ponsel sembari sarapan 🙂

Advertisements