Ketika matahari Syaban mulai tenggelam
Alam bersemi sambut kehadiran bulan kesayangan
Jiwa-jiwa menangis dalam keriangan
Haru bahagia mengharap ampunan

Satu project yang dikejar pada bulan Ramadhan tahun ini adalah mengelola blog khusus ramadhan. Alhamdulillah, setelah berembuk dengan beberapa rekan jurnalis di bulan Syaban lalu, blog tersebut siap mengisi hari-hari di bulan rahmatku. Bukan hanya untukku, tapi juga untuk mereka dan siapa pun tentu saja. Kami sepakat memberi nama blog tersebut “ngidang buko” dengan alamat http://ngidangbuko.wordpress.com

ngidangbuko

Ngidang buko adalah laman berbagi informasi, opini, dan cerita seputar bulan suci Ramadan. Kata “ngidang buko” sendiri berasal dari bahasa Palembang yang bermakna menyajikan hidangan berbuka.  Kenapa pilih kata itu? Banyak pertimbangan tentu saja dalam pemberian nama. Tapi yang pasti, kami ingin menyajikan cerita menjelang berbuka. Daripada manyun menunggu beduk, mending baca-baca di sana. Update tulisan dan foto akan terbit tiga hari sekali selama bulan Ramadan, insya Allah, mengingat kesibukan kami di lapangan.

Kabar gembira, bagi teman-teman yang ingin menuangkan tulisan, kami siap terima lho. Kirim saja ke ngidangbuko@gmail.com. AAda hadiah menarik bagi tulisan-tulisan terbaik. Ayo panen keberkahan ramadan bersama dengan berbagi di blog ini.

@pena_lia

Advertisements